Mendapatkan status terakreditasi bukan sekadar menempelkan logo pada sertifikat hasil uji, melainkan pembuktian kompetensi teknis laboratorium di mata dunia. Bagi laboratorium pengujian dan kalibrasi, transisi atau pengajuan baru menuju ISO/IEC 17025:2017 seringkali menjadi tantangan kompleks karena adanya pergeseran paradigma dari prescriptive menjadi process-based yang menekankan pada pemikiran berbasis risiko (risk-based thinking).
Sebelum masuk ke dalam daftar periksa teknis, kamu harus memahami struktur “tulang punggung” dari standar ini. ISO/IEC 17025:2017 membagi persyaratan utama ke dalam lima bagian besar yang saling terintegrasi:
“Inti dari versi 2017 adalah fleksibilitas. Kamu tidak lagi dipaksa memiliki ‘Panduan Mutu’ secara eksplisit seperti versi 2005, asalkan seluruh proses terdokumentasi dan risiko terkendali.”
Langkah pertama dalam checklist ini adalah memastikan fondasi hukum dan integritas laboratorium. Asesor akan memeriksa apakah laboratorium kamu beroperasi secara legal dan objektif.
Pastikan kamu memiliki dokumen yang mendefinisikan status hukum laboratorium. Jika laboratorium merupakan bagian dari organisasi yang lebih besar (seperti universitas atau pabrik), harus ada bagan organisasi yang jelas menunjukkan posisi laboratorium dan garis pertanggungjawabannya.
Ini adalah isu kritis. Kamu wajib mengidentifikasi risiko yang dapat mempengaruhi ketidakberpihakan. Risiko ini bisa berasal dari aktivitas, hubungan, atau hubungan personel.
Laboratorium tidak akan bisa menghasilkan data valid tanpa sumber daya yang kompeten. Checklist pada fase ini meliputi personel, fasilitas, dan peralatan.
Tidak cukup hanya dengan ijazah. Kamu harus mendokumentasikan kualifikasi personel untuk setiap fungsi spesifik.
| Aspek Personel | Checklist Dokumen/Tindakan | Keterangan |
|---|---|---|
| Uraian Tugas (Job Desc) | Tersedia untuk Manajer Mutu, Manajer Teknis, Penyelia, dan Analis. | Harus spesifik mencakup wewenang dan tanggung jawab. |
| Matriks Kompetensi | Rekaman pelatihan, sertifikat kompetensi, dan hasil uji banding personel. | Bukti bahwa personel mampu melakukan metode uji tertentu. |
| Pemantauan Kompetensi | Jadwal dan rekaman evaluasi kinerja tahunan. | Perlu dilakukan supervisi berkala. |
Semua alat ukur yang berpengaruh signifikan pada hasil harus dikalibrasi. Kamu harus memiliki:
Ini adalah bagian terberat dan paling teknis. Klausul 7 mengatur alur sampel masuk hingga laporan keluar. Berikut adalah poin-poin krusial yang sering menjadi temuan saat asesmen:
Sebelum menerima sampel, kamu harus memastikan laboratorium mampu mengerjakannya. Apakah metodenya sesuai? Apakah alatnya tersedia? Rekaman kaji ulang ini (review of request) wajib ada.
Menggunakan metode standar (seperti SNI, ASTM, ISO)? Kamu perlu melakukan Verifikasi untuk membuktikan alat dan personelmu bisa mencapai performa yang diminta standar.
Menggunakan metode yang dikembangkan sendiri atau dimodifikasi? Kamu wajib melakukan Validasi yang lebih kompleks, mencakup parameter seperti limit deteksi, selektivitas, linearitas, dan bias.
Laboratorium wajib mengevaluasi ketidakpastian pengukuran. Kamu harus memiliki dokumen budget uncertainty yang mengidentifikasi semua komponen penyumbang ketidakpastian (misalnya: penimbangan, pemipetan, kemurnian bahan kimia).
ISO/IEC 17025:2017 memberikan dua opsi: Opsi A (Sistem Manajemen Mutu mandiri) atau Opsi B (Mengintegrasikan ISO 9001). Kebanyakan laboratorium memilih Opsi A.
Pastikan tidak ada dokumen kadaluarsa yang beredar di laboratorium. Gunakan sistem kodifikasi yang rapi. Semua data mentah (raw data) hasil pengujian harus disimpan aman, mudah diakses, dan terlindungi dari perubahan yang tidak sah.
Sebelum mengajukan akreditasi, kamu wajib melakukan minimal satu siklus audit internal lengkap dan kaji ulang manajemen.
Untuk mempermudah persiapanmu, berikut adalah ringkasan dokumen yang wajib tersedia dan terimplementasi:
| Klausul | Dokumen/Rekaman Wajib |
|---|---|
| Klausul 4 | Analisis Risiko Ketidakberpihakan, Perjanjian Kerahasiaan. |
| Klausul 5 | Dokumen Legalitas, Struktur Organisasi, Penetapan Personel Kunci. |
| Klausul 6 | Rekaman Kompetensi Personel, Daftar Inventaris Alat, Jadwal & Sertifikat Kalibrasi, Evaluasi Supplier. |
| Klausul 7 | Rekaman Kaji Ulang Kontrak, Laporan Validasi/Verifikasi Metode, Data Estimasi Ketidakpastian, Rekaman Jaminan Mutu (QC Chart), Laporan Hasil Uji. |
| Klausul 8 | Prosedur Pengendalian Dokumen, Rekaman Audit Internal, Risalah Kaji Ulang Manajemen, Register Risiko dan Peluang. |
Persiapan akreditasi ISO/IEC 17025:2017 adalah perjalanan panjang yang membutuhkan konsistensi. Kunci keberhasilannya bukan hanya pada kelengkapan dokumen, melainkan pemahaman seluruh personel terhadap implementasi prosedur tersebut sehari-hari. Mulailah dengan melakukan Gap Analysis menggunakan checklist di atas untuk mengetahui posisi laboratorium kamu saat ini.
Apakah kamu siap memulai proses akreditasi atau membutuhkan template dokumen spesifik? Mulailah dengan menginventarisasi alat ukurmu dan periksa status kalibrasinya hari ini.
TTLM at RSUD Dr. Soetomo, Surabaya (Hematology and Immunohistochemistry Technician)